Seringnya manusia melakukan sesuatu tanpa berpikir lebih jauh apakah yang dia lakukan itu baik atau tidak. Banyak sekali manusia yang terjebak dalam kebenaran dimata manusia tanpa melihat kebenaran dalam kaca mata hukum agama. Karena menurut khalayak banyak orang lebih mudah menjalankan hukum adat daripada huku agama. Hukum adat berdasarkan kaca mata manusia.
Semua perbuatan manusia itu bersumber pada keinginan yang ada pada mereke, jika mereke ingin maka mereka lakukan tanpa melihat apakah memiliki dampak yang baik bagi dirinya dan orang lain. Semua keinginan itu bersumber pada hawa nafsu manusia.
Problema yang muncul sekarang ini adalah banyak orang yang tidak memahami tentang hawa nafsu. Sehingga banyak yang terjerumus dalam hal-hal yang menyangkut hawa nafsu. Di sisi lain banyak anggota masyarakat yang tidak mau tahu dengan dosa dari akibat hawa nafsu.
Untuk menghindari hawa nafsu kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan seperti; sholat, zikir, puasa, dan segala macam yang dapat menghindarkan kita dari keburukan hawa nafsu.
Adapun firman Allah yang menjelaskan tentang bagaimana itu hawa nafsu, sasaran dan akibatnya. Oleh karena itu, Allah sangat melarang manusia untuk mengikuti hawa nafsu yang buruk dan menganjurkan kita untuk bertaubat apabila sudah terjerumus dalam kemaksiatan.
Apa sebenarnya hawa nafsu itu? Apakah hawa nafsu menjadi pengukur manusia layak menerima surga atau neraka? Apakah ada nafsu yang mendorong manusia untuk selelu melakukan kebaikan atau keburukan dalam bertingkah laku?
Dalam makalah yang akan kami beri judul “Jalan Menuju Cinta Allah yang Penuh Dengan Tantangan” akan dibahas semua hal yang berkaitan dengan tantangan menuju cinta-Nya.
Semua perbuatan manusia itu bersumber pada keinginan yang ada pada mereke, jika mereke ingin maka mereka lakukan tanpa melihat apakah memiliki dampak yang baik bagi dirinya dan orang lain. Semua keinginan itu bersumber pada hawa nafsu manusia.
Problema yang muncul sekarang ini adalah banyak orang yang tidak memahami tentang hawa nafsu. Sehingga banyak yang terjerumus dalam hal-hal yang menyangkut hawa nafsu. Di sisi lain banyak anggota masyarakat yang tidak mau tahu dengan dosa dari akibat hawa nafsu.
Untuk menghindari hawa nafsu kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan seperti; sholat, zikir, puasa, dan segala macam yang dapat menghindarkan kita dari keburukan hawa nafsu.
Adapun firman Allah yang menjelaskan tentang bagaimana itu hawa nafsu, sasaran dan akibatnya. Oleh karena itu, Allah sangat melarang manusia untuk mengikuti hawa nafsu yang buruk dan menganjurkan kita untuk bertaubat apabila sudah terjerumus dalam kemaksiatan.
Apa sebenarnya hawa nafsu itu? Apakah hawa nafsu menjadi pengukur manusia layak menerima surga atau neraka? Apakah ada nafsu yang mendorong manusia untuk selelu melakukan kebaikan atau keburukan dalam bertingkah laku?
Dalam makalah yang akan kami beri judul “Jalan Menuju Cinta Allah yang Penuh Dengan Tantangan” akan dibahas semua hal yang berkaitan dengan tantangan menuju cinta-Nya.
